CALL OF FRONTLINE DUTY : End War

CALL OF FRONTLINE DUTY : End War

  • WpView
    LECTURAS 304
  • WpVote
    Votos 58
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 11, 2026
WpInfo
Fanfic
Call Of Duty
Acción y Suspenso
Guerra y Militares
Psicológica
Di trilogi penutup Call of Frontline Duty, dunia tidak runtuh dengan ledakan megah ia membusuk perlahan. Shadow tak lagi berdiri sebagai cahaya yang menyimpang. Ia telah menjelma lambang kehancuran, bukti bahwa bahkan niat paling murni pun bisa menjadi senjata pemusnah. Dark Zagi bangkit utuh, seluruh komponennya kembali menyatu, dan bersamanya lenyaplah kemungkinan akan keajaiban. Ghost ditangkap. Energy Core Noa retak, nyaris mati. Dan dunia... hanya menunggu giliran. G&K, dan para aliansinya dipaksa melangkah maju bukan demi kemenangan, melainkan untuk menatap langsung kegagalan mereka sendiri. Setiap keputusan lama menuntut bayaran. Setiap langkah ke depan semakin dekat dengan kematian atau sesuatu yang lebih buruk dari itu. Ini bukan lagi tentang menyelamatkan dunia. Ini tentang memilih apa yang masih pantas diselamatkan... dan siapa yang harus dikorbankan ketika tidak ada jalan pulang. Ultraman Nexus by Tsuburaya Call Of Duty by Activision Girls Frontline by MICA Team
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DUA DUNIA YANG BERBEDA (MANDIRA)
  • Our love is eternal(chikara)
  • Hidden Heart Notes | Sudah Terbit
  • Dead Game
  • Painting the Memories
  • Sang Surya Dan Gitar - [END] ✔
  • Joifuru High School
  • Teman?(freflo)✔️
  • KAPAN MOVE ON?
  • Hancur

Sekolah sering kali terlihat seperti tempat yang penuh warna: tawa murid, suara guru, dan hiruk pikuk aktivitas di setiap sudutnya. Namun di balik itu semua, ada kisah yang jarang terlihat. Aruna-sosok sempurna di mata semua orang. Pintar, cantik, ketua OSIS yang disegani. Senyumnya selalu jadi alasan orang lain menganggap hidupnya baik-baik saja. Padahal, di balik semua itu, ia hidup di bawah bayang-bayang orang tua yang keras, menuntutnya untuk selalu menjadi nomor satu. Tidak ada ruang untuk lelah, apalagi salah. Lalu ada Naira. Gadis pemberontak, wajahnya lebih sering terlihat di luar sekolah daripada di dalam kelas. Ia tinggal bersama ayahnya yang pemarah, kasar, dan kejam. Ibunya sudah lama pergi, begitu pula adiknya yang tak tahan dengan teror di rumah itu. Tinggal lah Naira seorang diri dalam rumah yang tak lagi pantas disebut rumah. Dua dunia berbeda, dua jiwa yang sama-sama retak. Mereka seharusnya tidak pernah bertemu. Namun sebuah surat kecil dari guru, menjadi alasan awal yang menyeret Aruna ke dunia Naira. Pertemuan sederhana itulah yang membuka jalan menuju cerita yang tak pernah mereka bayangkan.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido