Where Longing Shine

Where Longing Shine

  • WpView
    Reads 1,133
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 7, 2026
Dikehidupan yang dinamis ini, tidak ada yang namanya berakhir bahagia atau berakhir menyedihkan. Akhir dari sebuah kehidupan adalah kematian. Tapi dalam hidup juga ada tahapannya; jatuh, bangun, senang, sedih, bahagia, sengsara dan masih banyak lagi. Selama berjuang di dunia ini, manusia dihadapkan oleh semua tahapan itu bergantian agar mereka belajar dan menjadi lebih baik. Ketika manusia mempelajari sesuatu dari serangkaian tahap kehidupan, mereka bilang itu akhir dari sebuah tahap sebelum masuk ke tahap berikutnya, begitu terus sampai mereka dikatakan 'selesai'. Keluarga Mario Adiguna Samudra dan istrinya Alyssa Sekar Cendana sudah melalui fase naik turun dan kisah cinta mereka mendapat julukan 'happy ending' karena berakhir menikah dan mendapatkan tiga putra yang membanggakan dibidangnya. Kehidupan yang stagnan, stabil dan membosankan hal yang diidamkan orang lain. Namun kestabilan membuat manusia bosan dan ketika mereka sedikit berbelok untuk mencari suasana baru... ...dari sana, tahap baru kehidupan dimulai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines