We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Get A Move, Charm!

Get A Move, Charm!

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
"Siapa sangka, disukain 2 cowok bakalan seribet ini? Gue cuma mau ngedance, woi!" Wila, seorang gadis yang sangat menggemari dance sehingga ia sangat mencintai ekskulnya, ekskul dance. Tak peduli ekskul tersebut telah sekarat dan hampir punah karna hanya terdiri dari 3 orang termasuk sang ketua dan anggota lain yang sudah sejak lama off. Secara struktur, ekskul tersebut sudah tidak ada harapan lagi, bahkan guru pembimbing mereka pun sudah tidak ada kabarnya karna dipindah tugaskan ke daerah lain. Kabar buruk menghampiri Wila ketika pihak sekolah memutuskan untuk meniadakan ekskul dance. Ia sedih, namun tidak patah semangat dan memutuskan untuk berjuang mempertahankan ekskul dance kesayangannya. Di tengah-tengah usaha Wila untuk mempertahankan hal yang berharga baginya tersebut, siapa sangka ia malah memikat 2 pria sekaligus? Sang ketua ekskul dance dan sang ketua OSIS, si tangan panjang dari pihak sekolah.
All Rights Reserved
#240
heeseung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines