UZHILA
  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 22, 2026
Tidak semua pertemuan lahir dari kebetulan, dan tidak semua perpisahan terjadi karena ingin. Uzhair adalah cerita tentang takdir yang datang terlalu cepat, tentang keputusan orang dewasa yang mengikat masa depan dua remaja, dan tentang hati yang dipaksa belajar menerima sebelum sempat memilih. Azila hidup dengan cinta yang ia perjuangkan sendiri, sementara Uzhair tumbuh dalam rencana yang telah lama disusun tanpa suaranya. Ketika perjodohan mempertemukan mereka, yang tersisa hanyalah kebingungan, penolakan, dan luka yang tidak terlihat. Di balik senyum yang dijaga, ada tangis yang disembunyikan, ada cinta lama yang harus dilepaskan, dan ada janji masa depan yang terasa terlalu berat. Cerita ini tidak menawarkan romansa yang instan, melainkan perjalanan pelan tentang kehilangan, kedewasaan, dan bagaimana dua orang asing belajar berdampingan. Tentang pernikahan yang tidak dimulai dari cinta, namun perlahan menemukan maknanya sendiri. Uzhair adalah kisah sunyi tentang menerima takdir, tentang memilih bertahan, dan tentang cinta yang tumbuh bukan karena dipaksa, tetapi karena akhirnya diizinkan untuk hidup.
All Rights Reserved
#361
patahhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines