Tentang Kita

Tentang Kita

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
Aranami jay, seorang remaja laki-laki biasa tak pernah sekalipun percaya bahwa akan ada seseorang yang mencintainya dengan tulus. Di usiannya yang masih labil, ia lebih memilih fokus pada masa depannya daripada terjerumus dalam dunia percintaan. Bagi jay, memiliki pasangan di usia remaja sangat tak efektif sekaligus tidak di anjurkan karena membuat bodoh dan menghancurkan masa depan. Suatu hari, ia tak sengaja terlibat masalah dengan salah satu teman sekelasnya. Jay merasa frustasi, dirinya benar-benar terpojok dan tak sempat melakukan pembelaan. Namun ketika ia merasa terpojok dan merasa hidupnya akan berakhir, seorang siswa yang sama sekali tak ia kenal datang menolong jay dengan niat tulus. Akankah jay selamat karena pertolongan ataukah justru ia akan kabur dari masalah? Lalu bagaimana hubungan antara kedua sejoli tersebut? Apakah benar siswa tersebut membantu tanpa mengharapkan imbalan atau justru ia mempunyai niatan lain?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines