ZELIA
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 10, 2026
Di bawah kabut mistis Candi Bumi, cinta pertama tumbuh dengan indah dan hancur dengan cara yang paling kejam. Zelia, gadis pengamat yang terbiasa membaca makna di balik detail kecil, menemukan harapan baru saat bertemu Zah, pemuda pendiam yang tampak sempurna di mata siapa pun. Dari perpustakaan sekolah hingga ritual adat Suku Wetan, cinta mereka tumbuh lugu, dipuji keluarga, dan dipercaya sebagai takdir. Namun di balik senyum ramah dan citra menantu idaman, Zah menyimpan wajah lain. Perlahan, cinta berubah menjadi kontrol. Perhatian menjadi larangan. Kekhawatiran menjelma kekerasan. Dan Zelia, yang pernah dikhianati di masa lalu, kembali terjebak dalam hubungan yang menggerogoti jiwa, kali ini lebih sunyi dan lebih berbahaya. Saat duka terbesar merenggut ayahnya, Zelia dipaksa memilih antara bertahan dalam cinta yang mematikan atau menyelamatkan dirinya sendiri. Ini bukan sekadar kisah cinta. Ini adalah cerita tentang manipulasi yang dibungkus kesalehan, tentang kekerasan yang tersembunyi di balik kata "aku mencintaimu", dan tentang keberanian seorang perempuan untuk berkata cukup, meski harus kehilangan segalanya. Sebuah novel tentang cinta pertama yang beracun, luka yang tak terlihat, dan perjalanan menuju kebebasan.
All Rights Reserved
#682
sejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • The Story Of Janeta 2

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines