We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Gelombang Yang Tak Pernah Tenang

Gelombang Yang Tak Pernah Tenang

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 12, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di Desa Sagara Loka, laut bukan sekadar hamparan air asin dan ombak yang datang silih berganti. Laut menyimpan rahasia. Laut mengingat janji. Dan laut memilih. Thalassa Islasiana dikenal sebagai gadis cantik dan pintar di desanya. Tenang, cerdas, dan selalu terlihat seolah tak pernah takut pada apa pun termasuk laut yang sering kali berubah tanpa peringatan. Sementara Samudra Fishermal, pemuda pendiam dengan tatapan sedalam samudra, selalu menjadi teka-teki. Peka, cerdas, dan terlalu tenang untuk ukuran seseorang yang menyimpan begitu banyak rahasia. Mereka tumbuh di desa yang sama. Saling mengenal sejak kecil. Dan diam-diam, saling mencintai. Namun ketika laut mulai bernafas lebih berat dari biasanya, dan bisikan-bisikan dari kedalaman mulai memanggil nama Thala, segalanya berubah. Ikatan antara manusia dan laut perlahan terkuak, membawa masa lalu Samudra yang tak pernah ia ceritakan tentang janji lama, pengorbanan, dan takdir yang tak bisa ditolak. Di antara ombak yang semakin tak terkendali, thala harus memilih. Mengikuti panggilan laut yang memilihnya atau memperjuangkan cinta yang bisa saja ditelan samudra. Karena tidak semua gelombang datang untuk dihentikan. Beberapa hanya ingin dimengerti. 💨 Ketika laut mencintai, ia tidak pernah setengah-setengah.
All Rights Reserved
#316
laut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines