LUMINOUS ABSURDITY

LUMINOUS ABSURDITY

  • WpView
    OKUNANLAR 447
  • WpVote
    Oylar 70
  • WpPart
    Bölümler 4
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Nis 6, 2026
~SEMESTA TANPA LOGIKA ​Aura "Rara" Madhava itu cantik, tapi otaknya seperti kabel earphone yang habis ditaruh di saku celana: Belibet. Dia bisa mendiamkan Gavin selama tiga hari hanya karena Gavin tidak sengaja menginjak bayangan semut yang sedang "pawai". Bagi Rara, hidup adalah panggung sirkus, dan dia adalah badut yang memegang kendali penuh. ​Gavin Elvano? Dia cowok paling waras sekaligus paling gila. Waras karena dia kapten tim basket dan juara olimpiade fisika, tapi gila karena dia satu-satunya manusia yang rela membawakan jaring ikan ke sekolah hanya karena Rara ingin "menangkap angin sore". ​Gavin tidak butuh cewek normal. Dia butuh Rara. ​Tapi, di balik tawa absurd dan kerusuhan geng mereka, ada rahasia yang disimpan rapat-rapat oleh orang tua mereka. Sebuah konspirasi "penjagaan" yang membuat Rara mulai mempertanyakan: Apakah dunianya yang aneh ini nyata, atau hanya panggung sandiwara yang dirancang untuk melindunginya? ​"Kalau seluruh dunia bilang kamu aneh, aku bakal bikin dunia baru yang cuma isinya kita berdua. Di sana, hukum gravitasi nggak berlaku, yang berlaku cuma hukum aku sayang kamu." - Gavin, saat Rara mencoba memanjat pohon toge.
Tüm hakları saklıdır
#47
fattnic
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Nakula
  • Kembang Desa (Hiatus)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi