Malam itu, Adel berbaring. Jarak fisiknya dengan suami dan anaknya hanya beberapa senti, namun jurang di hatinya terbentang begitu gelap. Ia adalah istri yang sempurna di mata dunia. Tapi di balik keheningan itu, Adel adalah tawanan dari suara-suara sumbang yang tak pernah henti berputar di kepalanya: kritik mertua, ketidakpedulian suami, dan trauma masa kecil yang membuatnya percaya bahwa bersuara artinya memancing bencana. Maka ia memilih menelan semua. Adel tidak pernah menduga bahwa keputusan untuk menahan semua emosi di malam sunyi itu, justru adalah awal dari sebuah babak kehilangan yang tak terhindarkan. Sebuah perjalanan duka yang akan merenggut kebahagiaan yang baru ia temukan. Sebab untuk menemukan kedamaian, ia harus lebih dulu kehilangan segalanya-hanya agar ia menyadari bahwa kekuatan untuk berdiri telah lama tersimpan di dalam dirinya sendiri. --- 30 November - Selesai! "Vote dan komentar kalian berarti banget buat aku, ditunggu ya!"
More details