"GEDUNG LANTAI 2 "

"GEDUNG LANTAI 2 "

  • WpView
    Leituras 26
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jan 12, 2026
WpInfo
Ficção
Mistério
Gedung lantai dua di kampus itu selalu sepi. Terlalu sepi untuk ukuran tempat belajar. Ketika satu kematian terjadi, semua orang menyebutnya kecelakaan. Kematian kedua-kebetulan. Kematian ketiga-mulai terasa janggal. Pola perlahan terbentuk. Nama-nama korban saling terhubung oleh masa lalu yang kotor-sebuah sistem lama yang pernah menghancurkan satu keluarga. Di tengah kekacauan itu, Arlette hanya terlihat sebagai mahasiswa pendiam. Tidak mencari perhatian. Tidak terlibat konflik. Selalu berada di tempat yang "kebetulan" aman. Hingga mereka menyadari... tidak ada satu pun tragedi di kampus itu yang benar-benar kebetulan. Dan ketika kebenaran akhirnya terbuka, satu hal menjadi jelas: yang paling tenang di antara mereka... adalah dalangnya.
Todos os Direitos Reservados
#329
novelindonesia
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Defiant [END]
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Shadow in the Lab
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo