Dalam Diam Menunggu Ridho

Dalam Diam Menunggu Ridho

  • WpView
    Membaca 59
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 11, 2026
Kisah tentang Hanifa, seorang perempuan yang memilih menjaga hatinya di tengah perjalanan menuntut ilmu dan pengabdian. Dalam kesibukan dan amanah yang ia jalani, Allah mempertemukannya dengan Ridwan, seorang lelaki yang tenang, cerdas, dan teguh menjaga adab dan akhlaknya. Pertemuan demi pertemuan terjadi bukan karena rencana, melainkan karena tanggung jawab yang mempertemukan mereka dalam ruang-ruang amanah dan ibadah. Dari sanalah, rasa perlahan tumbuh, bukan sebagai gelora yang riuh, tetapi sebagai getar halus yang disimpan dalam doa. Hanifa memahami satu hal, tidak semua cinta harus diucapkan. Ada cinta yang cukup dijaga, dan diserahkan sepenuhnya kepada Allah. Di antara shaf sholat, kesunyian malam, dan perjalanan waktu, Hanifa belajar bahwa menunggu ridho-Nya adalah bentuk cinta paling tulus. Sebuah kisah tentang diam yang bermakna, tentang adab yang didahulukan, dan tentang hati yang memilih taat meski harus menunda. Akankah kisah mereka terus berlanjut, atau hanya sekedar menjadi singgah yang memberikan ibrah dan pembelajaran dalam hidup?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#93
romancereligi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Anyelir [TAMAT]
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Takdir Cinta Hana
  • (Bukan) Suami Idaman
  • Satu Detak Jantung Lagi
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • Unpredictable Husband (END)
  • Suami Pengganti [END]

When The Carnations Blooming. Sarah Anyelir, perempuan biasa-biasa saja yang lahir dari keluarga yang juga biasa-biasa saja. Sederhana, tidak bergelimang harta, namun bahagia. Bercita-cita ingin jadi istri konglomerat, tapi takut juga membayangkannya, pasti rumit dan jauh dari agama, pikirnya. Akhirnya dia hanya menyimpan mimpi itu, dan mengabulkannya dalam bentuk novel-novel yang ia beli tiap satu bulan sekali. Namun, tiba-tiba takdir seakan mengajaknya bercanda-mempertemukan ia dengan Baskara Kawindra-anak pejabat, dan pengusaha terkenal, Hermanto Kawindra. Usianya dipenghujung 20 tahun, memiliki jabatan tinggi di perusahaan keluarganya. Pria berwibawa, yang cukup kaku menjalani hidupnya, namun sangat baik dalam menjalani prinsip-prinsip kehidupan. Baskara yang tak pernah jatuh hati kepada perempuan manapun, tak menyangka hatinya akan dengan mudah luluh hanya karena seorang wanita biasa, anak penjual Soto Betawi langganan keluarganya sejak ia bahkan masih di kandungan. Wanita yang tak pernah takut kepadanya, bahkan cenderung sok akrab, namun saat Baskara mulai mencintainya, dia memilih pergi. Alasannya? Ada di paragraf pertama. Yap, dia takut, menjalin hubungan bersama orang dengan latar belakang kaya raya tujuh turunan, seperti keluarga Baskara. Dia juga takut, orang kaya seperti Baskara, tidak menjalankan ibadahnya dengan baik, karena demikian orang kaya yang kebanyakan Sarah lihat. Entah dia melihatnya di mana. Bahkan ratusan tangkai bunga Anyelir, tak berhasil meluluhkan hati, dan keyakinan wanita itu. Lantas, mampukah Baskara mewujudkan cinta pertamanya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan