Garis Kaku & Titik Peka

Garis Kaku & Titik Peka

  • WpView
    Membaca 2,373
  • WpVote
    Vote 517
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung2h 44m
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 27, 2026
Gue turun buat nyari kafein, tapi malah nemu eksperimen sains di atas wajan. Dia bicara soal viskositas telur bebek dan reaksi Maillard dengan ketelitian yang bikin gue ngerasa lagi ngaca-tapi versi yang jauh lebih... hangat. Terus dia skakmat logika gue: 'Mungkin selama ini Kakak nyoba nahan semuanya sendirian.' Sial. Tepukan di kepala dia itu bukan cuma gangguan visual, tapi distribusi hati yang nggak bisa gue hapus dari denah masa depan gue. CH x Sheliu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
arsitek
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Garis Kaku & Titik Peka.
  • KUMPULAN CERPEN
  • UNFAITHFUL HEART
  • Gravely Yours - Jack Abbot | The Pitt
  • Bride By Mistake
  • Love's Unforseen Turn ~metanoia✨(Editing)
  • နေရဉ္စရာ
  • Suatu Hari di Penghujung Senja
  • Heer~THE UNWANTED DAUGHTER
  • Keeping Her Under Control (GXG)

Nyiapin sarapan buat Sebastian Ganendra itu artinya harus siap sama standar bintang lima. Aku kasih dia presisi, dia kasih aku pengakuan. Tapi pas dia nepuk puncak kepalaku sebelum pergi, duniaku rasanya kena glitch parah. Dia nyuruh aku istirahat pake nada diktatornya yang khas, tapi aku tahu itu caranya bilang kalau kehadiranku mulai jadi variabel yang nggak mau dia ilangin. *** Tulisan ini adalah kolaborasi aku dengan CH. Semoga kalian menyukainya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan