Second Chance: Kesempatan Untuk Kembali

Second Chance: Kesempatan Untuk Kembali

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Second Chance
Mafia
Contract Relationship
"Mencintaimu adalah ibadahku, melindungimu adalah kutukanku." Callista tidak pernah tahu bahwa pria yang kini meminangnya, Brata, adalah sosok predator di balik rahasia berdarah masa lalunya. Di sisi lain, Mikhayl-sang CEO mualaf yang taat-hanya bisa mematung dalam luka, menyaksikan sahabatnya sendiri merenggut wanita yang menjadi kiblat cintanya. Namun, saat sebuah kecelakaan hebat menyeret Callista dan Brata ke dimensi antara hidup dan mati, Mikhayl dihadapkan pada pilihan paling hina: Menikahi Kennysa demi menutupi aib kehamilan kembaran Callista, atau kehilangan hak untuk menjaga Callista selamanya. Satu pria menawarkan surga semu dalam koma, sementara pria lainnya memeluk neraka dunia demi sebuah kesetiaan yang sia-sia. Saat kebenaran tentang tabrak lari itu terungkap, apakah Callista akan memilih kembali ke pelukan "penghancurnya", atau bersimpuh di kaki pria yang rela memikul dosa orang lain demi satu kesempatan lagi? 🍓🧊~ 📌Harap hargai penulis dengan cara meninggalkan jejak yang baik setelah membaca⚠️ 📌𝘿𝙞𝙨𝙘𝙡𝙖𝙞𝙢𝙚𝙧: Cerita ini mengandung unsur dark romance, mafia, dan konflik dewasa⚠️ #Bukan cerita transmigrasi, ga di jamin seru, tapi boleh coba baca prolognya duluuw😙🙌🏻.
All Rights Reserved
#234
forcedmarriage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines