In Between

In Between

  • WpView
    Прочтений 2
  • WpVote
    Голосов 0
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published срд, янв. 14, 2026
Himeka berada di antara bertahan dan melepaskan. Di antara cinta yang tak memilihnya dan perhatian yang membuatnya ragu. Di antara diam dan suara. Saat mengangkat isu kekerasan terhadap perempuan untuk tugas akhir sekolahnya, Himeka justru menemukan pertanyaan paling penting dalam hidupnya: jika sesuatu terasa tidak nyaman, apakah ia berhak pergi? In Between adalah kisah coming of age tentang perempuan muda, cinta yang tidak selalu menyelamatkan, dan keberanian memilih diri sendiri.
Все права сохранены
#494
arga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту