Rumah singgah langkah kecil

Rumah singgah langkah kecil

  • WpView
    OKUNANLAR 44
  • WpVote
    Oylar 5
  • WpPart
    Bölümler 9
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, Oca 27, 2026
WpInfo
Kurgu
Romantik
Tidak semua orang punya rumah untuk pulang. Sebagian hanya punya tempat untuk berhenti sebentar agar tidak jatuh lebih dalam. Rumah Singgah Langkah Kecil adalah tempat itu. Di sebuah gang sempit, berdiri sebuah rumah tua yang pintunya jarang dikunci. Tempat orang-orang datang tanpa rencana, tanpa alamat pulang, dan tanpa jaminan bahwa hidup akan baik-baik saja setelahnya. aura nissara, 19 tahun, awalnya datang sebagai tamu. Ia tinggal karena hidupnya sedang runtuh, dan bertahan karena ia sadar ia tidak sendirian. Kini, ia menjaga rumah itu sambil perlahan menghadapi lukanya sendiri. Setiap penghuni membawa cerita: anak-anak yang kehilangan rumah, remaja yang kehabisan arah, dan orang-orang yang hanya butuh didengar tanpa dihakimi. Di rumah ini, tidak ada yang dipaksa sembuh. Tidak ada yang dituntut kuat. Yang ada hanya langkah-langkah kecil untuk bertahan bersama. Karena terkadang, hidup tidak butuh lompatan besar. Cukup satu langkah kecil... agar tidak menyerah hari ini.
Tüm hakları saklıdır
#120
singgah
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi