Buat Kamu, Aliya

Buat Kamu, Aliya

  • WpView
    reads 68
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 8
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd don, jan. 15, 2026
Tulisan ini lahir dari jeda. Dari hari-hari yang berjalan pelan, dari perasaan yang tidak selalu tahu bagaimana cara berbicara dengan lantang. Aku menuliskannya bukan untuk mengabadikan peristiwa besar, melainkan hal-hal kecil yang mudah hilang: rasa takut yang kusembunyikan, harapan yang kugenggam diam-diam, dan perubahan-perubahan halus yang membentukku menjadi ibumu. Kamu tidak hadir di hidupku sebagai kepastian. Kamu datang sebagai kepercayaan yang harus kuusahakan setiap hari. Dan mungkin karena itu, setiap langkah perjalanan ini terasa nyata, kadang melelahkan, kadang indah, sering kali keduanya bersamaan. Tulisan-tulisan di sini tidak selalu runtut. Ada esai pendek, potongan kenangan, dan puisi-puisi kecil yang kutulis ketika kata-kata lain terasa terlalu berat. Aku membiarkannya seperti itu, karena begitulah hidup berjalan bersamamu. Aliya, jika suatu hari kamu membuka halaman-halaman ini, ketahuilah bahwa sebelum kamu mengenal dunia, aku lebih dulu belajar mengenal diriku sendiri, melalui tubuh yang berubah, melalui ketakutan yang menyiksa, dan melalui cinta yang tumbuh pelan tapi dalam. Buku ini bukan tentang kesempurnaan. Ia tentang perjalanan. Tentang bagaimana aku, dan kamu, saling hadir sejak awal. Sebuah kumpulan tulisan seorang ibu tentang anak perempuannya.
Alle rechten voorbehouden
#46
memoar
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Sunoo and 6 brothers
  • Gavindra (Tamat) ✔️
  • SANGGAR GSKY🐎
  • SENYUMAN PALSU ✅
  • Manja
  • kehidupan christy
  • Never Been 2 Heaven | GEONXIN ft. LEOWON
  • CHICAGO
  • Unwanted Departure
  • COOL(SALDIK)

Sunoo, si bungsu dari 7 bersaudara, tumbuh dalam pelukan orang tua dan abang yang posesif namun penuh kasih sayang-yang tak pernah lelah memanjakannya dan mencintainya. "Tentang rumah, tawa, dan satu bintang kecil di antara enam penjaga."

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen