BERTAHAN DI ANTARA LUKA

BERTAHAN DI ANTARA LUKA

  • WpView
    LETTURE 213
  • WpVote
    Voti 47
  • WpPart
    Parti 14
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, mar 19, 2026
WpInfo
SAGGISTICA
Di balik senyuman, ada air mata yang tak terlihat. Di balik tawa, ada luka yang tak pernah terdengar. Ini adalah kisah tentang bertahan- meski dihancurkan, meski sendiri, meski dunia terasa terlalu berat. Setiap langkah, setiap tangis, setiap doa adalah perjuangan untuk tetap hidup. Cerita ini bukan tentang luka yang mengakhiri hidup seseorang, melainkan tentang bagaimana seseorang tetap hidup meski terluka. Ini terinspirasi dari pengalaman hidup. Beberapa bagian telah disamarkan demi privasi dan keamanan. Kisah ini ditulis sebagai proses bertahan dan penyembuhan, bukan untuk menyudutkan siapa pun
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Mission
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Change The Plot (Niel) ✓

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti