Be Only Mine

Be Only Mine

  • WpView
    Leituras 45
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jan 15, 2026
"Jadi sekarang lu udah gay?" "Gak! Gue straight!" "Haha, yaudah jangan cium lagi" "Bangke! Lu jail mulu!" "Haha, sini... kiss." ⚠️ WARNING ⚠️ - Homophobic skip aja - Semuanya fiksi - No copy - Semua gambar diambil dari pin - Gambar hanya tambahan saja - Harap bijak dalam membaca karena mengandung kata kata kasar
Todos os Direitos Reservados
#459
sadend
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo