Between Hate & Us

Between Hate & Us

  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 29, 2026
Kadang, musuh terbesar kita bukan orang yang membenci kita. Tapi orang yang paling mengerti kita tanpa kita sadari. Darren berdiri di depan cermin kamar mandi gedung studio. Tangannya basah, wajahnya dingin, dan matanya merah. Ia baru saja memukul seseorang. Seseorang yang akhir akhir ini sering terlihat oleh pandanganya. Itu Theo. Mahasiswa yang selalu terlihat tenang bahkan sok tenang. Darren menarik napas panjang. "Sialan..." gumamnya pelan. Bukan ke Theo. Tapi ke dirinya sendiri. Karena untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dia memukul bukan karena marah... Tapi karena takut. Takut dengan caranya sendiri melihat Theo. Takut juga dengan cara Theo membaca makna gambar di sketsanya tanpa salah. Cara Theo berdiri terlalu dekat tapi nggak pernah benar-benar menyentuh. Cara suaranya selalu terdengar tenang-bahkan saat dibenci. Di luar, suara langkah kaki mendekat. "Puas?" suara Theo terdengar serak dari balik pintu. Darren menegang. "Kalau belum, pukul lagi aja," lanjutnya, "biar sekalian lo lega" Darren menggenggam tangan erat. Kuku-kukunya menekan telapak tanganya sendiri. "Gue nggak mau lo," katanya lirih. "Tapi kenapa lo selalu ada di kepala gue?" Hening. Lalu terdengar tawa kecil. "Masalahnya, Ren..." suara Theo bergetar, tapi tetap santai, "gue juga nggak pernah minta masuk ke hidup lo." Darren menutup mata. Di antara mereka ada pintu. Tapi yang memisahkan bukan cuma itu. Ada Felix. Ada masa lalu yang belum selesai. Ada luka yang belum jelas milik siapa. Tapi jaraknya terasa lebih jauh dari itu. Karena mereka belum tau perasaan yang paling menyakitkan bukan benci, tapi cinta yang datang di orang yang salah.
All Rights Reserved
#8
vtp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • I Want to Live [END]
  • Given || Ju Jihoon
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • JEEVANA
  • The King & The Doctor

[BUKAN NOVEL TERJEMAHAN | SEGERA TERBIT] Luo Yi, seorang mahasiswa miskin yang mengandalkan beasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Yatim piatu dari umur 7 tahun, membuatnya harus bisa bertahan sendiri di dunia yang keras ini. Dalam sehari, dia bisa bekerja untuk 3-4 toko. Walaupun terkadang sangat menyebalkan dan melelahkan, Luo Yi tidak pernah menyerah. Dia melakukan itu untuk hidupnya. Dia ingin hidup lebih baik di masa depan! Namun, suatu malam, di sebuah jembatan yang membentang diatas sungai, dia mengalami kecelakaan. Sepeda yang sedang dikayuhnya untuk mengantar pesanan pelanggan, ditabrak oleh sebuah truk yang kehilangan kendali. Akhirnya, dia menabrak pagar pembatas dan tubuhnya terpental jatuh ke sungai. Dia pikir, itu adalah akhir hidupnya. Namun, takdir berkata lain. Dia selamat! Tapi, ada yang aneh. Dia bangun di zaman kuno! "SELIR LUO AKHIRNYA BANGUN!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines