TAKDIR TERINDAHKU (ON GOING)

TAKDIR TERINDAHKU (ON GOING)

  • WpView
    Reads 250
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2026
Author POV : Kisah ini menceritakan tentang betapa sulitnya memiliki penyakit mental. Yang setiap hari selalu kambuh tanpa diminta, melihat sesuatu saja bisa menjadi trigger kisah sendiri yang membuatnya kambuh. Jangan menyepelekan penyakit mental sedikit pun, karena sakit di tubuh masih bisa diobati dengan mudah. Namun sakit dikarenakan hancurnya mental seseorang bisa berbahaya. Orang berkata pergi ke psikolog/psikiater dibilang gila. Padahal itu bukan gila, namun itu bentuk seseorang bertahan hidup. Jika tidak mampu untuk menyembuhkan atau mengurangi rasa sakit mental seseorang setidaknya jangan memperparah penyakitnya. Zahra POV : "Masssss sakit" keluh zahra pada sang kakak "Eh kenapa dek?" Tanya nya "Kambuh" ucapnya gemetar "Jangan disentuh pecahan kacanya! Mas pulang sekarang" "Iya mas, cepat" Selamat membaca, semoga suka dan bisa diambil pelajaran disetiap tulisannya nggeh. Terimakasih ☺️ 🙏 Ditulis : 14 Januari 2026 Selesai :
All Rights Reserved
#3
tatabusana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • AL ZEIN
  • Cinta Di Laut Biru [End]
  • Iqlab ✓
  • Pangeran Surgaku
  • Prayed Feeling
  • RUNTUH TANPA SUARA { SEGERA TERBIT}
  • SANG PENYEMBUH LUKA
  • CAPTAIN TO JANNAH (SUDAH TERBIT)

🚫MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI! 🚫MAU PLAGIAT? BERPIKIR, CARI IMAJINASI BUAT MENULIS TUH SULIT! 🚫BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA DAN MENINGGALKAN JEJAK DENGAN VOTE DAN KOMEN! Ayesha Azzahra adalah mahasiswi semester akhir yang sejak lahir memiliki banyak luka batin. Tiada hari tanpa caci makian yang didapatkan dari keluarganya sendiri. Anak pertama yang memiliki adik perempuan, namun orang tuanya berperilaku tidak adil antara Ayesha dan Mila, adiknya. Orang tua Ayesha begitu menyayangi Mila, tapi tidak dengan Ayesha. Tak pernah sedikit pun Ayesha merasakan kasih sayang dan pelukan hangat dari keluarganya. Ayesha dulunya sangat dekat dengan Sang Pencipta dan tumbuh dengan mendalami ilmu agama sejak kecil. Meskipun tidak diizinkan masuk pesantren, ia menimba ilmu di sekolah islam. Karena sering dicaci oleh keluarganya, Ayesa mulai berpikir, 'Mengapa Tuhan tidak merubah hidupnya? Mengapa Tuhan tak pernah mengabulkan doa yang selama ini selalu ia panjatkan agar Tuhan mengubah orang tuanya agar sayang kepadanya?' Perlakuan buruk dari keluarganya membuatnya mengalami trauma yang mendalam. Bahkan gadis itu mengatakan tidak ingin menikah, tidak ingin membangun sebuah hubungan dengan pria manapun. Sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang pria yang memintanya untuk hidup bersama. Zabdan Aqil, sosok pria paham agama yang datang dengan tujuan ingin membantu Ayesha untuk menyembuhkan lukanya dan mengajak Ayesha membangun sebuah keluarga yang harmonis untuk meraih surganya. "Bapak maunya apa sih? Apa yang bapak harapkan dari saya? Bapak sendiri tahukan, selama ini saya selalu dituntut ini itu dengan orang tua saya. Saya capek, pak!" -Ayesha Azzahra "Saya tahu selama ini kamu dituntut habis-habisan oleh orang tuamu. Sekarang giliran saya menuntut kamu untuk menikah dan menjadi istri saya." -Zabdan Aqil Start: 1 Januari 2024 End:

More details
WpActionLinkContent Guidelines