Langit yang menyimpan banyak rahasia, lebih banyak yang dijangkau oleh manusia, lebih dalam dari yang bisa dibaca oleh perasaan. Diantara miliaran takdir yang bertebaran disemesta ada satu yang Allah tuliskan khusus untuk dua jiwa-bukan karena mereka sempurna, tapi karena mereka saling menguatkan dalam do'a, tak ada yang tahu kapan pertemuan itu akan terjadi, tak ada yang bisa menebak siapa yang akan datang membawa ketenangan.
Bukan sekedar rasa, tapi juga arah.
Setiap malam menyebut satu nama didalam do'anya, tanpa tahu apakah nama itu memang tercatat untuknya? Dia yang diam-diam menguatnya hati bahwa jika bukan dia takdirnya maka pasti Allah akan menggantikannya dengan yang lebih pantas untuknya dalam menyempurnakan separuh agamanya. Dia yang dalam kesibukannya dalam melangkah hijrah didalam kesunyiannya, tak tahu bahwa ada seseorang yang Allah bentuk untuk menjadi pelengkap separuh jiwanya.
Mereka berjalan dalam lintasan takdir yang berbeda, menjalani luka, belajar ridho, ditempa waktu. Namun, semesta tak pernah lupa pada janji langit. Sebab, jika untukmu Allah akan buat semestapun tunduk agar kalian bertemu.
Inilah kisah tentang do'a yang dilangitkan, tentang pertemuan yang bukan sekedar keinginan melainkan jawaban dari sabar yang tak pernah putus, dan cinta yang dititipkan dalam diam.
Karena cinta yang benar, tak selalu datang cepat. Ia datang setelah iman mengakar dan hati siap untuk menjemput yang selama ini disembunyikan oleh langit.
Ada kisah yang tak pernah diucapkan langit. Namun yang disengaja dirahasiakan oleh waktu. Ketika dua jiwa berjalan dilorong takdir, adakah mereka tahu bahwa setiap langkah adalah bagian dari misteri yang menunggu waktu untuk terungkap?
Siapakah dia?
Mengapa angin seolah-olah membisikkan sesuatu ke telinga?
Apakah ini yang namanya takdir yang dirahasiakan langit?
All Rights Reserved