We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tentang Waktu

Tentang Waktu

  • WpView
    Reads 241
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Jantungnya merosot hingga telapak kaki, pikiran hilang fokus, mendadak pelipisnya berkeringat. Mengapa tiba-tiba takdirnya ada ditangan mendiang saudaranya, bukan ditangan Tuhan? Lagi, natta tidak pernah bertemu sama sekali dengan pacar niki. Bagaimana jika mike tidak menerimanya? ralat, bukan menerima. Apakah dia "bahkan" sudi melihat natta yang adalah pria ini? Sudahlah. Tidak usah dibahas. Nanti saja kalau natta mood. Main Characters : 1. Mile Phakphum Romsaithong as Michael Andrew Sambara 2. Apo Nattawin Wattanagitiphat as Ravael Arnatta Diraya Support Characters : 1. Ibu Risa (Ibu Natta) 2. Geri Sambara (Ayah Mike) 3. Anggun Remora (Ibu Mike) 4. Baskara Galatia (Sahabat Natta) 5. Niki Amanda (Sepupu Natta - Mendiang) 6. Caroline Hanami Sambara (Adik Mike) 7. Pakde Erwin (Ayah Bas) 8. Stevi dan Jeremy (Orang Tua Niki)
All Rights Reserved
#13
milephakphum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Heyu : Second Gear
  • π‡πˆπ’ 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Skyline Marriage
  • El and Jerganio (End)
  • GUMI [Completed]
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • Kamu Hanya Milikku

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines