Runneth: Graveyard of stars

Runneth: Graveyard of stars

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 20, 2026
WpInfo
Fanfic
Di balik gemuruh tawa dan kekacauan kelas Abnormal yang kita kenal di Welcome to Demon School! Iruma-kun, muncul keanehan lain yang perlahan naik ke permukaan dan menyebut diri mereka Hexagram. Enam pemilik peringkat tertinggi itu berdiri di puncak menara Babyls, seolah sejak awal memang ditakdirkan mengawasi dari atas. Kehadiran mereka mengungkap satu kebenaran yang mengguncang: di Babyls, tempat ambisi dan kekuatan tumbuh liar, kelas Abnormal bukanlah yang pertama... dan mungkin juga bukan yang paling berbahaya. . . . . . . Tokoh tokoh canon menjadi hak cipta dan milik Osamu Nishi. Namun, karakter original, interpretasi tambahan, serta keseluruhan alur cerita dalam karya ini adalah milik Healygion.
All Rights Reserved
#12
kalego
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • The King & The Doctor ✓
  • Second
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines