[This Story will be contain for @18+]
Nara
Sebagai anak tengah, Nara belajar banyak hal. Bagaimana harus bersikap mengalah pada adiknya, bagaimana ia harus menahan diri saat menggunakan sesuatu yang bukan untuknya. Pelan-pelan ia paham, ia tidak seperti kakak lelakinya yang mengikuti jejak sang ayah, dan tidak serapuh adiknya.
Nara belajar diam meski ia ingin bercerita. Belajar tersenyum dan menerima, meski ia tak suka.
Arka
Sejak kecil terbiasa oleh latihan keras sang ayah. Tumbuh menjadi lelaki mandiri, keras dan disiplin. Seperti sang ayah, namun tak ingin mengikuti jejaknya. Ia belajar menahan diri, mengontrol emosi. Arka tau, ia lebih suka melakukan sesuatu dibawah kendalinya. Ia membenci basa-basi, membenci hal omong kosong.
Sampai Arka tak sengaja melihat Nara. Gadis dengan fisik dibawahnya, namun tak pernah mau mengakui kelemahannya. Tanpa sadar, perhatian-nya beralih, menuju perasaan yang tak mampu ia kontrol.
Dua orang yang tumbuh dalam budaya yang berbeda. Namun memiliki kemiripan didalam. Jatuh cinta disaat mereka masih mengenakan seragam putih abu-abu.
Sampai sesuatu hal membuat Nara memilih pergi dari hidup pemuda itu.
Dan bertahun-tahun kemudian, takdir mengembalikan mereka ke titik yang sama-namun bukan lagi sebagai anak remaja yang naïf. Mereka kembali sebagai dua manusia yang sudah dewasa, membawa luka, rahasia, dan perasaan yang tak pernah benar-benar padam.
Ini bukan kisah tentang siapa yang menyelamatkan siapa.
Ini kisah tentang dua orang yang... tak pernah benar-benar melupakan.
[This story will update every Friday Night]
Thankyou
_dev_
Tutti i diritti riservati