Kanvas Yang Belum Usai

Kanvas Yang Belum Usai

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
Aku mampu menyelesaikan lukisanku di atas kanvas, tapi aku gagal menyelesaikan kisahku denganmu." ​Di mata orang lain, kamu adalah milik sahabatku. Sebuah fakta yang seharusnya cukup untuk membuatku berbalik dan pergi. Namun, semesta seolah hobi bercanda. Berkali-kali kita terjebak dalam kesengajaan yang tak direncanakan, mulai dari warna baju yang selalu senada secara tak sengaja, hingga momen-momen sunyi di lomba lukis yang hanya kita yang tau. ​Dunia melihatmu mencoba mencintainya. Tapi di tengah keramaian, saat tanganmu menggenggam miliknya, matamu justru selalu 'pulang' padaku. Tatapan tajam yang jujur, tatapan yang tak pernah bisa berpindah, namun sekaligus tatapan yang tak pernah berani memberi kepastian. ​Kita adalah cerita yang dipaksa berhenti sebelum sempat benar-benar dimulai. Berakhir tanpa titik temu, menggantung tanpa akhir yang jelas. ​Lalu, haruskah aku tetap tinggal untuk menanti kanvas ini selesai, atau pergi sebelum hatiku benar-benar hancur menjadi serpihan warna yang memudar? Selamat membaca🌸🕊
All Rights Reserved
#35
anakteknik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines