Moon Meet Venus

Moon Meet Venus

  • WpView
    LECTURAS 84
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 25
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, feb 11, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Mata coklat dengan binar yang indah itu diiringi senyum manis dari bibir tipis gadis dalam balutan hijab putih. Jemari lentiknya membuka lemari pendingin di Alfamart itu, meraih susu chimory matcha dan icithan matcha. Minuman yang mampu menghidupkan suasana hati gadis bernama Nada Vivian Handini itu, hingga .... Siluet mata abu dan teduh seorang laki-laki mengubah udara di sekelilingnya. Sosok yang memegang Nescafe ice black itu tersenyum miring dan berdiri tepat menghadap ke arah gadis itu, "Suka matcha, ya?" tanyanya dengan suara berat yang sangat dikenali Nada. Nada membeku dengan wajah tegang, tapi pipinya merah merona. Punggung tangan yang menyentuh dada pun bisa merasakan detak jantungnya. Gadis itu segera menunduk dan berbalik memandang laki-laki itu, "Suka espresso juga?" tanyanya sembari memandang minuman di tangan Gala Liam As-Shidqi. Dari tawa kecil itulah mereka jatuh cinta, dari banyaknya kebetulan yang mempertemukan dari sanalah jalur langit itu berawal. Namun, mampukah cinta itu berlabuh di tengah badai keluarga dan kesulitan ekonomi keduanya? Seperti kata mereka di balik kalimat 'Aku ingin menikah denganmu' dari sanalah ujian cinta itu dimulai ....
Todos los derechos reservados
#40
cintahalal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido