The Love Language of Anjer

The Love Language of Anjer

  • WpView
    Reads 90,166
  • WpVote
    Votes 4,917
  • WpPart
    Parts 120
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dark Romance
Happy Ending
Romantic Comedy
Gadis pribumi menjalin hubungan terlarang dengan penjajah, siapa yang mau memerankan tokohnya? Stephanie lebih memilih menonton sinetron gen z kesukaannya, dibanding membaca novel fiksi sejarah yang membuatnya mengantuk. Namun, bagaimana jadinya jika seorang manusia malas belajar ini, justru terjebak dalam buku novel fiksi sejarah dengan ending mengenaskan? Apalagi dia dipasangkan dengan salah satu tokoh penjajah bengis, yang bahasanya saja tak dimengerti Stephanie. Stephanie tak mau sengsara, dia melawan alur novel dengan secuil pengetahuannya mengenai sejarah. Akankah Stephanie menyelesaikan alur novelnya dengan ending sesuai harapannya? ••• Cerita ini hanya fiksi semata, tidak berhubungan dengan dunia nyata. Diharap bijak dalam membaca. ⚠
All Rights Reserved
#3
sejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Redemption [COMPLETED]
  • Radius Nol Sentimeter [COMPLETE] ✔️
  • The Bronze Pendant
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • Sayang, Kapan Kita Cerai?
  • Tenggelam dalam Hindia [END]
  • My Son? No Way! [END]
  • JACK
  • DUCHESS KEDUA [END]
  • The Duke's Daughter "Seraphine de Nocteviel"

"Kau harus mati, Victoria! Menikah denganmu membuatku kehilangan wanita yang kucintai!" Suara dingin Jairo menggema di tengah deru api yang mulai melahap ruangan. Victoria terikat, tak berdaya, menatap pria yang selama ini ia sebut suami dengan tatapan tak percaya. "Kau! Kau kejam Jairo!" "Inilah aku yang sebenarnya," bisik Jairo sinis sambil menyalakan pemantik api terakhir. "Dengan setuju menikah denganku, kau telah menyerahkan seluruh hidupmu padaku. Termasuk kematianmu." Di tengah kobaran api yang membakar kulitnya, Victoria meraung dengan sisa napas terakhir, "Jika ada kehidupan kedua, aku bersumpah tidak akan pernah mau menikah denganmu, dan aku akan membalaskan dendam atas setiap rasa sakit ini!" Terbangun dengan napas tersengal dan keringat dingin, Victoria Francesca menemukan dirinya kembali berada di sebuah kamar hotel mewah. Tidak ada api, tidak ada ikatan tali, dan tidak ada rasa sakit yang menghancurkan. Ia tersadar bahwa ia telah kembali ke masa lalu, tepat di hari pernikahannya dengan Jairo, empat bulan sebelum malam maut itu tiba. Berbekal memori tragis tentang masa depannya, Victoria memulai permainan baru. Kali ini, Victoria tidak akan menjadi korban. Ia adalah api yang akan membakar balik siapapun yang mencoba mengendalikan hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines