Louder Than Grunge (END)

Louder Than Grunge (END)

  • WpView
    LECTURAS 47,992
  • WpVote
    Votos 6,124
  • WpPart
    Partes 35
WpMetadataReadConcluida dom, abr 19, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Bagi Aralie, hidup adalah garis presisi di atas kertas kalkir. Semuanya harus terukur, stabil, dan tanpa gangguan. Terutama setelah masa lalunya yang berantakan, dia membangun dinding yang lebih tinggi dari maket mana pun yang pernah dia buat di studio Arsitektur. Lalu datang Levi. Mahasiswa baru yang tidak membawa penggaris besi, melainkan kaos Nirvana pudar, Vespa matic yang berisik, dan keberanian yang tidak tahu tempat. Levi adalah anomali. Dia adalah distorsi di tengah keheningan yang Aralie bangun dengan susah payah. Awalnya hanya soal kaos kebesaran yang tertinggal dan aroma parfum musk di tengah dinginnya studio. Namun, perlahan Aralie sadar; Levi bukan sekadar maba tengil yang hobi mengacaukan harinya. Levi adalah melodi grunge yang pecah di tengah kesunyiannya. Di antara debu maket, kopi dingin pukul tiga pagi, dan bisingnya tongkrongan DKV, Aralie dipaksa memilih: tetap berada di dalam garis presisinya, atau membiarkan Levi membuktikan bahwa perasaan mereka ternyata... Louder Than Grunge.
Todos los derechos reservados
#340
delynnjkt48
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • What Are We? | AraLev
  • The Days I Shared with an Angel(Aralev)
  • About You | AraLev
  • CINTA PANDANGAN PERTAMA (Aralev) - ( END )
  • CEGIL IN LOVE 2 (ORINE)
  • Antara Rumah dan Dunia
  • Backburner? | ARALEV
  • Our's story (Aralev)
  • Fall In Love With Ketos
  • Pura-pura Lupa (AraLev?)

Bagi Aralie, Levi adalah rumah-tempat pulang paling nyaman saat dunianya hancur. Bagi Levi, Aralie adalah pusat semesta yang tak pernah bisa ia miliki. Saat Aralie sibuk mengejar cinta pria lain, ia tetap menggenggam tangan Levi agar tidak pergi. Levi terjebak dalam kutukan "sahabat terbaik", menjadi pelarian saat Aralie sedih, dan menjadi penonton saat Aralie bahagia. Sebuah kisah tentang garis tipis antara tulus dan tidak tahu diri. Ketika perhatian disalahartikan sebagai harapan, satu pertanyaan mulai menghancurkan segalanya: "Sebenarnya, kita ini apa?" ──────── -Cast ​Levi Nathaniel Vance Aralie Clementine Woods next cast di chapter yang akan datang. Selamat membaca semuanya, mohon kebijakan nya dalam membaca ya teman-teman. -arttalea

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido