Tak Berjudul [END]

Tak Berjudul [END]

  • WpView
    Reads 1,009
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 25, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
⚠️DI LARANG PLAGIAT/COPY CERITA INI!! HAK CIPTA DI LINDUNGI OLEH UNDANG-UNDANG ⚠️FOLLOW JIKA SUKA DENGAN KARYANYA ⚠️DUKUNG DENGAN VOTE DI SETIAP CHAPTER NYA Katanya hidup itu pilihan, tapi ketika aku menjalani pilihanku, kenapa aku malah mendapatkan amarah? Rasanya berat ketika hidup mu di keliling banyak harapan. Tidak ada waktu untuk menjadi diri sendiri. Padahal ketika ditanya, 'bagaimana aku harus hidup?' mereka selalu menjawab, 'hidupmu itu tergantung pada pilihanmu sendiri. Kalau mau jalan hidupmu bagus, maka kamu harus pintar memilih.' Aku tertawa dalam hati, padahal yang sedang mereka maki-maki saat ini adalah pilihan yang selalu aku pertimbangkan untuk hidupku. Aku bingung mau mereka apa. Apa mereka berharap aku akan menjadi seperti sosok itu? ────────── ✧ ────────── Pernah berada di rank terbaik🥇: 🥇Ayobaca #2 🥇Santai #7 🥇 Wattpadindonesia #37 🏅 Sahabat #59 🥈 Fiksiumum #103 🥈 School #144 🥉 Sekolah #222 🥉 Humor #230 🥉 Acak #309 🥉 Angst #389 🥉 Fiksi #433 🥉 Keluarga #450 🥉 Sad #599 🥉 Fiksiremaja #661 🥉Family #795
All Rights Reserved
#100
sahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unintended
  • My Annoying Fox🦊
  • RALOVIN
  • Terlambat Memberikan Cinta
  • ALKIE: The One I Chose
  • H I D D E N
  • Akhir dari pernikahan ini
  • Unspoken Attraction [Ongoing]
  • DISSONANCE
  • Let You Go.. [END]
  • ARABELLA (END)
  • Pak Polisi Ngeselin Itu Ternyata pacar RPku
  • Gendis, si Gadis Gula
  • Halo, Pak Dukun!
  • 03. Pendar Bintang di Dasar Menara [𝐸𝑁𝐷]
  • I HATE YOU For Not Letting Me Have You  [END]
  • MANTAN, TOLONG MINGGIR DULU! [END]
  • About Us √
  • Blush
  • Kanker Cinta

Semua cerita dalam novel ini hanyalah fiksi. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, tempat, atau kejadian, itu semata-mata kebetulan dan tidak disengaja. It was unintended, but it changed everything. Naura pernah mencintai seseorang dengan cara paling sederhana: menemani. Menemani Ares saat mimpinya masih sebatas rencana, saat rekeningnya nyaris kosong, saat dunia berkali-kali menutup pintu untuknya. Ia hafal segalanya. Bau kopi sachet di tengah malam. Suara ketikan putus asa dari laptop yang dipaksa terus menyala. Dan kamar kontrakan sempit yang menjadi saksi bagaimana Ares berjuang mengejar masa depan yang bahkan belum tentu datang. Tapi Naura tetap ada. Di setiap gagal. Di setiap lelah. Di setiap malam saat Ares nyaris menyerah pada hidupnya sendiri. Setiap kali Ares menatapnya penuh rasa bersalah dan berkata, "Maaf ya, aku belum bisa ngajak kamu hidup enak." Naura selalu menjawab dengan tenang, "Aku jatuh cinta sama kamu, Res. Bukan sama akhir indah yang belum tentu datang." Dan Ares percaya itu. Terlalu percaya. Sampai hidup akhirnya berubah. Sampai mimpi yang dulu mereka perjuangkan bersama perlahan hanya menjadi milik satu orang. Sampai cinta yang dulu terasa cukup, mulai dipenuhi jarak, kecewa, dan luka yang tak pernah sempat diucapkan. Karena ternyata, yang paling menyakitkan bukanlah bertahan saat semuanya sulit. Melainkan saat seseorang yang kamu temani dari nol... perlahan meninggalkanmu ketika hidupnya mulai sempurna. Ini bukan hanya tentang cinta. Ini tentang pengorbanan, kehilangan, dan pahitnya kenyataan bahwa tidak semua orang yang berjuang bersamamu akan tetap tinggal di akhir cerita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines