JEDA
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 16, 2026
WpInfo
Fanfic
1Direction
Sena pernah mengira pulang adalah tentang pintu yang terbuka, lampu yang menyala, dan seseorang yang menunggu. Ia keliru. Sena berhenti sejenak di ambang pintu dapur. Ia melihat punggung lelaki itu. Tenang. Tidak waspada. Tidak berjaga. Dan untuk pertama kalinya, ia tidak merasa harus menjadi apa pun. Tidak ada pertanyaan seperti "kamu kenapa?" Tidak ada dorongan seperti "cerita dong." Dan justru di situlah Sena merasa aman. Ia teringat dirinya yang dulu-yang dikelilingi banyak orang tapi tidak punya tempat meletakkan lelah. Yang mengira cinta harus selalu dimengerti, padahal ia sendiri belum siap membuka pintu. Yang kehilangan seseorang bukan karena tidak cinta, tapi karena terlalu takut berbagi beban. Arsa pernah menjadi rumah yang ia tidak berani masuki. Dan ia menerima, kini, bahwa tidak semua rumah ditakdirkan untuk dihuni selamanya. Zayn berbeda. Ia tidak datang untuk memperbaiki. Tidak datang untuk menyelamatkan. Ia hanya datang-dan tinggal. Sena akhirnya bicara. Tentang hal kecil. Tentang pekerjaan. Tentang sesuatu yang tidak penting. Suaranya tidak bergetar. Dadanya tidak sesak. Tidak ada bagian dirinya yang merasa bersalah karena mengambil ruang. Pulang, ternyata, adalah tentang tidak lagi menahan napas Karena cinta, bagi mereka, tidak lagi tentang saling menggenggam erat agar tidak jatuh. Cinta adalah duduk berdampingan, dengan luka yang masih ada, dan berkata dalam diam: aku tidak pergi. Sena menatap ke luar jendela. Cahaya pagi masuk pelan-pelan. Ia tidak tahu bagaimana esok. Tidak tahu apakah semua akan mudah. Tapi ia tahu satu hal- Ia tidak lagi ingin pergi. "Kalau aku pasanganmu, kenapa aku tidak boleh tahu hidupmu?" -Arsa Arven Pratam "Ia tidak berkata semuanya akan baik-baik saja. Ia hanya duduk dan tidak pergi." - Zayn Omar Khareef
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu Hanya Milikku
  • Skyline Marriage
  • π‡πˆπ’ 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • MORSE : POSSESSIVE EX
  • GUMI [Completed]
  • President's Wife
  • El and Jerganio (End)
  • Heyu : Second Gear

Setelah kepalanya tertembak, Elias bukannya mati justru malah terbangun di dunia yang asing dan tubuh yang asing. Dengan bola mata berwarna merah persis sama seperti rambutnya yang merah, nama pria ini Elious Neo Hummer. Yang lebih mencengangkan, ia terbangun di dunia di mana para pria bisa hamil. Dan kini, statusnya adalah seorang istri dari seorang miliarder. Namun, entah dirinya harus senang atau sedih, sebab status istri yang dirinya sandang tak pernah di anggap keberadaannya oleh pria berstatus suaminya itu. .... "Hehe baguslah jika dia tak menganggap keberadaanku, yang aku butuhkan hanya kekayaannya!" .... "Mau kemana, hmm? Apa kamu menghindariku?" "Terima hukumanmu, sayang!" .... "Aaaa dasar bajingan penipu! Apanya yang gak di anggap dia justru pria gila yang tak bisa lepas dariku!" "Menjauh dariku bajingan mesum!" _____ Yo, Yo, Yo!!! Mari-mari semuanya berkumpul, yang suka ya baca yang gasuka ya skip!! Baybayyyy

More details
WpActionLinkContent Guidelines