Mesin Mati

Mesin Mati

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Mar 15, 2026
Arga bekerja sebagai sopir perjalanan kerja-mengantar orang, berpindah tempat, dan kembali tanpa pernah benar-benar menetap. Dalam relasi profesional yang dingin dan sementara, ia bertemu seorang klien yang kehadirannya perlahan menggeser cara Arga memahami perjalanan yang ia jalani. Ketika perjalanan berhenti dan tidak ada lagi cerita orang lain untuk ditumpangi, Arga berada di satu titik yang selama ini selalu ia lewati: hidup tanpa tujuan bergerak. Mesin Mati adalah cerita tentang residu setelah semua perjalanan selesai-tentang keputusan yang tidak diambil, jarak yang dibiarkan tetap ada, dan apa yang tersisa ketika seseorang tidak lagi bisa pergi ke mana pun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love After Hate
  • Flutterby (Segera Terbit)
  • Shaken by Her
  • Kondangan Mantan
  • Monokrom [ End ✓ ]
  • Little Prince
  • Diary Transmigrasi Budak Koporat / BL - BXB Boyslove
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • MY EX-RIVAL
  • Setelah Mama Menikah

Axel membenci Levi lebih dari apa pun. Baginya, Levi adalah alasan kenapa adiknya meninggal. Sejak hari itu, hidup Axel berubah berantakan. Amarah, dendam, dan rasa kehilangan membuatnya terus hidup hanya untuk menyalahkan satu orang: Levi. Dan anehnya, Levi tidak pernah membela diri. Cowok itu tetap diam dengan wajah tenang yang justru semakin membuat Axel muak. Tidak peduli sekeras apa Axel mendorong, menghina, atau melukai dirinya dengan kata-kata tajam, Levi selalu memilih menahan semuanya sendiri. Sampai perlahan, Axel mulai sadar... Ada sesuatu yang disembunyikan Levi. Tatapan kosongnya. Tangan yang sering bergetar diam-diam. Luka-luka yang tidak pernah terlihat orang lain. Dan fakta bahwa Levi ternyata menyimpan trauma yang jauh lebih dalam daripada yang Axel bayangkan. Semakin dekat Axel pada kebenaran, semakin besar rasa takut yang muncul di dalam dirinya. Karena jika Levi bukan pembunuh adiknya... Berarti selama ini Axel telah membenci orang yang salah. Dan mungkin, tanpa sadar, juga menghancurkan seseorang yang sebenarnya sama hancurnya dengan dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines