Still You, Always

Still You, Always

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 16, 2026
Still You, Always adalah kisah tentang Elion dan Erinena—dua jiwa yang pernah saling memilih, lalu perlahan belajar menerima jarak tanpa benar-benar saling meninggalkan. Bagi Erinena—yang akrab dipanggil Erine—Elion atau Lion adalah bagian dari hidup yang tidak pernah benar-benar usai. Ia hadir dalam hal-hal kecil: foto lama yang terselip di buku, bunga yang mengering di antara halaman, dan kalimat-kalimat yang tak pernah sempat diucapkan. Cerita ini tidak berjalan dengan gegap gempita. Tidak ada perpisahan yang keras, hanya waktu yang diam-diam mengubah segalanya. Lion dan Erine melangkah ke arah masing-masing, membawa kenangan yang sama—namun menyimpannya dengan cara yang berbeda. Novel ini bukan tentang melupakan, melainkan tentang menyimpan. Tentang perasaan yang tetap tinggal meski tak lagi memiliki tempat di masa kini. Tentang seseorang yang mungkin tak lagi bersama, tetapi selalu hadir dalam hati. Karena setelah semua berubah, setelah jarak dan waktu melakukan tugasnya, yang tersisa tetap satu nama. Still you. Always.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines