Ragam Coretan

Ragam Coretan

  • WpView
    LECTURAS 143
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 17, 2026
WpInfo
No ficción
RAGAM CORETAN Kurangkai kata menjadi kalimat yang barangkali setiap insan dapat mengerti setiap rangkaiannya.
Todos los derechos reservados
#4
coretan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DAGERUOS LESSON
  • boypussy
  • Transmigrasi Ke Novel ABO? (GXB🔞)
  • Transmigrasi Little Mommy
  • GADIS BERHIJAB YANG LUGU MENJADI LIAR DAN NAKAL
  • Teman Kecilku [END]
  • Daddy's Little Sunshine
  • Permission, and Love
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]

Bagi Bramantyo Frieda, memiliki putri tunggal seperti Emma Lotta Frieda adalah ujian kesabaran tanpa akhir. Di usianya yang menginjak dua puluh tahun, Lotta adalah definisi nyata dari sebuah pemberontakan. Cantik, liar, dan tak tersentuh hukum rumah, gadis itu menjadikan gemerlap malam kota Jerman dan dentuman musik klub sebagai pelarian. Menitipkan sisa kesabaran sang ibu, Anneliese, di ambang batas, dan memaksa sang ayah memijat pangkal hidung menahan amarah yang kian mengeras tiap kali mendapati putrinya pulang dalam keadaan sempoyongan di jam satu dini hari. Hingga Bram mengambil keputusan paling radikal dalam hidupnya: menyerahkan kendali Lotta ke tangan seseorang yang tak kenal kompromi. Gheo Joris Dimitri. Di usia dua puluh sembilan tahun, Gio adalah predator di dunia bisnis. Dingin, kalkulatif, dan selalu memegang kendali penuh atas hidupnya. Sebagai rekan bisnis krusial bagi Bram, Gio terbiasa menjinakkan angka-angka saham, bukan seorang gadis rebel yang hobi mencari masalah. Bagi Gio, Lotta hanyalah bocah manja yang butuh disiplin keras. Bagi Lotta, Gio adalah pria kaku, angkuh, dan membosankan yang pantas dikerjai. Namun, bermain api dengan pria matang seperti Gio adalah kesalahan terbesar Lotta. Ketika Lotta sengaja bertingkah liar di hadapannya dan memamerkan tato di bawah tulang selangkanya hanya untuk menguji batas kesabaran sang mentor, Gio justru menunjukkan sisi gelap yang selama ini tersembunyi di balik kemeja rapinya. Batas antara benci, disiplin, dan obsesi mengabur dalam ketegangan sensual yang berbahaya. Di bawah pengawasan ketat Gio-dan tatapan menyelidik dari sang adik, Anya Dimitri-Lotta tersadar bahwa ia tidak lagi sekadar bermain-main dengan aturan orang tuanya. Dia sedang bermain dengan pria dewasa yang siap membuatnya kehilangan kendali sepenuhnya. Peringatan Konten: Cerita ini mengandung konten dewasa (18+/21+), bahasa vulgar, ketegangan romantis yang intens, dan dinamika hubungan Age Gap yang kompleks.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido