Di usia tujuh belas, cinta terasa seperti rumah. Aidan selalu ada. Selalu memperhatikan. Selalu tahu di mana Nayla berada. "Aku cuma takut kehilangan kamu." Awalnya terdengar manis. Sampai Nayla sadar-ia mulai meminta izin untuk hal-hal yang dulu tidak perlu dijelaskan. Teman-temannya menjauh. Dunianya mengecil. Dan setiap kali ia ingin pergi, Aidan hanya tersenyum. Ia tidak pernah mengunci pintu. Ia hanya membuat Nayla merasa bersalah untuk membukanya. Karena bagi Aidan, cinta bukan tentang kebebasan. Cinta adalah memastikan kamu tetap tinggal.
More details