Anatomi Fatal

Anatomi Fatal

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 26, 2026
Kota Malang dihantui pembunuhan berantai dengan jejak yang sama. Setiap jasad ditemukan dengan jantung yang terpisah dari tubuh, serta setangkai bunga anyelir putih yang rebah di atasnya. Isal, seorang anggota tim Jatanras, berusaha mengejar pelaku di balik pembunuhan berantai ini bersama timnya. Namun, semakin dalam investigasi yang dilakukan, semakin petunjuk itu mengarah pada kesimpulan bahwa orang yang paling gigih dalam melakukan investigasi... adalah dalang dari semua pembunuhan berantai ini. Sejauh apa tim Jatanras dapat mengejar kebenaran di balik semua kejadian mengerikan ini? ⚠️WARNING!! Mengandung pembunuhan berantai, kekerasan, pembedahan medis, dan gore. Juga memuat isu trauma dan kesehatan mental.
All Rights Reserved
#26
pembunuhanberantai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Defiant [END]
  • Shadow in the Lab
  • My Perfect Model ( Republish )
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • SHEA SANG FIGURAN

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines