Great Villain: Fate Eater

Great Villain: Fate Eater

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 13, 2026
Dunia hanyalah sebuah sangkar, dan takdir adalah rantai yang membelenggu setiap makhluk hidup di dalamnya. Bagi Han Yue, takdir adalah mahkota emas-sesuatu yang membawanya menuju kemuliaan dan supremasi. Namun bagi Fang Qi, takdir hanyalah vonis mati. Lahir di tengah Keluarga Han dengan tubuh yang digerogoti racun dan paru-paru yang nyaris hancur, Fang Qi hanyalah sebuah catatan kaki yang bisa dibuang begitu saja-batu pijakan yang ditakdirkan hanya untuk mengangkat salah satu dari sekian banyak Anak Emas Takdir. Namun, seekor monster tidak akan mati hanya karena langit memerintahkannya. Berbekal sistem yang mampu memvisualisasikan takdir, Fang Qi melihat dunia sebagai papan catur yang penuh dengan angka-angka dingin tanpa ampun. Melalui sistem itu, ia menyadari sebuah kebenaran brutal: • Keberuntungan seorang pahlawan adalah nutrisi. • Dan penderitaan mereka adalah peluang. Moralitas? Rantai yang ditempa untuk si lemah. Keluarga? Hanyalah boneka yang menunggu benang mereka ditarik. Ia tidak mencari pengakuan. Ia tidak mendambakan cinta. Ia hanya mencari cara untuk bertahan hidup-dan untuk bertahan hidup, ia harus memangsa. Setiap takdir yang ia curi membawanya selangkah lebih jauh dari liang lahat. Setiap siasat yang ia jalin menjadi tamparan bagi kehendak langit. Membawa marga misterius ibunya dan kegelapan yang mulai terbangun dalam darahnya, Fang Qi merangkak keluar dari bayang-bayang. Jika dunia memuja cahaya sang pahlawan, maka ia akan menjadi kegelapan yang menelan semuanya. "Jika langit menganggapku sebagai sampah, maka aku akan melahap langit itu sendiri. Selama takdir bisa dicuri, aku sendirilah yang akan menentukan bagaimana akhir dari cerita ini."
All Rights Reserved
#215
system
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]
  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • Perfect Antagonist (end)
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • MORGAN
  • When The Villain Looks at Me [END]

Lunaria dalam bahasa bunga memiliki arti kejujuran, ketulusan, dan juga kemakmuran. Seperti arti namanya, ia menjalani hidupnya penuh ketulusan hingga akhirnya bisa hidup dalam keadaan damai dan tenang. Meski orang-orang yang melihatnya mungkin menganggap kehidupan Luna membosankan dengan aktivitas berulang, tapi Luna menganggapnya sebaliknya. Saking damainya hidupnya sekarang, Luna tak berniat untuk menikah atau memiliki keturunan. Ia ingin hidup sendirian dalam waktu yang lama. Kesendirian adalah temannya. Setiap pulang bekerja ia akan bersenang-senang dengan teman-temannya atau langsung istirahat dan di hari minggu ia akan quality time dengan dirinya sendiri sembari membaca Novel atau menonton film. Yah, hidup Luna sangat damai hingga suatu malam dengan sekejap hidupnya berubah 180 derajat. Ia tiba-tiba memiliki suami dan seorang putra berusia sembilan tahun. Luna berusaha mencerna semuanya hingga ia sadar, ia terjebak didalam sebuah novel yang pernah ia baca beberapa minggu yang lalu. Ia terjebak menjadi salah satu tokoh yang memiliki nama yang sama dengannya, Lunaria. Salah satu tokoh sampingan antagonis yang mati di cerita karena dibunuh anak kandungnya sendiri. Luna berusaha untuk mencegah kematiannya dengan merubah alur Novel. Namun karena hubungan keluarga tokoh Novel yang amat sangat buruk dan tak sesuai idealisnya, ia akhirnya memilih cara lain, jika ia tidak bisa kembali ke kehidupannya yang semula ia akan kabur dari kediaman ini. Tapi semuanya sia-sia dan tidak sesuai rencana. "Jangan buat masalah lagi atau aku benar-benar akan memotong tendon kakimu kali ini." ancam suaminya dingin. Luna takut. Apa psikopat gila itu akan benar-benar membuatnya lumpuh? "Apa kamu meracuni makanan ini?" tanya anak laki-laki itu dengan tatapan penuh kecurigaan. "Aku tidak butuh!" ucapnya yang kemudian membanting piring didepannya kasar. Sudah cukup. Ia tidak bisa bertahan lagi menghadapi kegilaan pasangan ayah dan anak itu! S: 19-12-2023 P: 27/01/24

More details
WpActionLinkContent Guidelines