CINTA DI BALIK ETALASE

CINTA DI BALIK ETALASE

  • WpView
    Membaca 137
  • WpVote
    Vote 30
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 20, 2026
​Di usia 25 tahun, Galang Purnama Alam (Gala) memiliki segalanya yang diimpikan laki-laki sebayanya: Toko Plastik & Bahan Kue Maharani yang sukses besar dan sebuah rumah mewah di kawasan elit Griya Cendana Residence. ​Namun, di balik etalase kesuksesannya, hati Gala mati rasa. ​Pengkhianatan pahit dari Karina wanita yang ia cintai dan ia modali, namun justru menggunakan uang itu untuk menikah dengan pria lain membuat Gala trauma berat. Bagi Gala, cinta hanyalah transaksi bisnis yang merugikan, dan wanita hanyalah makhluk yang memuja isi dompetnya. ​Hingga di satu titik kepasrahan, doa istikharah Gala membawanya pada pertemuan yang tak terduga di tokonya sendiri. ​Dia adalah Naira Anindya Putri (Ai), seorang mahasiswi tingkat akhir Universitas Cakrawala Madani. Berbeda dengan wanita lain yang mendekati Gala dengan senyum manis penuh modus, Ai justru datang dengan tatapan dingin, sikap jutek, dan mulut yang irit bicara. ​Ai tidak peduli siapa Gala. Ai tidak terkesan dengan uang Gala. ​Sikap dingin Ai justru memantik rasa penasaran Gala. Namun, di saat Gala mencoba memberanikan diri untuk membuka hati kembali, bayang-bayang trauma masa lalu terus menghantuinya. ​Akankah Gala berani mempertaruhkan hatinya sekali lagi untuk wanita yang bahkan enggan tersenyum padanya? Ataukah Ai hanyalah ujian lain untuk keteguhan hatinya? ​Sebuah kisah nyata tentang luka yang sembuh, doa yang terjawab, dan cinta yang tumbuh di balik transaksi sederhana.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#39
basedontruestory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan