RAVISPA 3

RAVISPA 3

  • WpView
    Reads 220
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 19, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Puluhan tahun telah berlalu sejak Ravispaa menghancurkan Algojo. Aditya, Dani, Wahyu, Kevin, Arif, Ebit, Deni, Marvel, Haikal, Bopeng, Aldo, Ila, Rizki, dan Riyan kini hidup sebagai keluarga sukses. Ravispaa telah berubah menjadi organisasi yang lebih besar: Ravispaa Grup, sebuah jaringan militer dan perusahaan keluarga yang dipimpin Aditya untuk melindungi mereka sendiri dan keluarga masing-masing. Setiap anggota memiliki keluarga, anak-anak yang kini tumbuh, dan kehidupan yang tampak normal. Namun masa lalu mereka tak pernah benar-benar pergi. Dunia bawah, murka atas kehancuran Algojo, mulai mengincar mereka lagi. Kini Ravispaa harus menghadapi ujian terbesar: apakah mereka mampu mempertahankan keluarga, perusahaan, dan persahabatan yang telah dibangun, atau semua yang mereka cintai akan hancur satu per satu?
All Rights Reserved
#746
mafia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines