
⚠️ WARNING CONTENT Cerita ini mengandung tema: • Kekerasan dalam rumah tangga (verbal & fisik) • Broken home • Trauma psikologis • Percobaan bunuh diri • Kematian akibat kecelakaan • Kesedihan mendalam dan kehilangan Beberapa adegan mungkin tidak nyaman bagi sebagian pembaca. Harap bijak dan pastikan kondisi emosionalmu aman sebelum membaca. Jika kamu sedang berada di kondisi mental yang kurang baik, tidak apa-apa untuk berhenti membaca dan mencari bantuan dari orang terdekat atau profesional. Kesehatan mentalmu lebih penting dari cerita ini. 🤍 Deskripsi: Sejak usia lima tahun, Arka belajar bahwa rumah tidak selalu berarti aman. Teriakan, pintu yang dibanting, dan kata "pergi" menjadi suara pertama yang ia hafal sebelum doa tidur. Ia tumbuh dengan luka yang tidak terlihat. Dipatahkan oleh keluarga sendiri. Hampir menyerah di usia lima belas tahun. Sampai seorang gadis datang dan menahannya. Memberinya alasan untuk hidup. Memberinya rasa aman yang belum pernah ia miliki. Namun cinta tidak selalu menang melawan takdir. Hujan, sebuah kecelakaan, dan satu panggilan di jam tujuh malam mengubah segalanya. Sejak hari itu, Arka hidup hanya dengan kenangan. Ini bukan kisah tentang cinta yang bahagia. Ini adalah cerita tentang bertahan, kehilangan, dan mencintai seseorang hingga akhir napas.(CC) Atribuição-CompartilhaIgual
2 capítulos