I Became A God in A Horror Game

I Became A God in A Horror Game

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 17, 2026
Setelah kehilangan pekerjaannya, Bai Liu terlibat dalam permainan siaran langsung horor yang tak terbendung, penuh dengan berbagai monster dan pemain dengan niat membunuh. Awalnya, semua orang mengira Bai Liu hanyalah orang biasa yang tersesat ke dalam permainan. Kemudian, mereka menyadari bahwa permainan inilah yang menyambut dewanya dengan kemenangan dan mahkota laurel sambil berkata, "Selamat datang di rumah." ini bukan terjemahan sendiri , hanya untuk memudahkan baca saja.
All Rights Reserved
#675
shounenai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUMBAL PESANTREN
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • Sukma Lara [END]
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • CENAYANG (XingQiu)
  • TAKDIR DIO HANIM
  • UNIT KOSONG (TAMAT)

Genré: Horror Religius, Thriller Spiritual, Drama. Tema: Pertarungan antara Kebaikan yang Ikhlas melawan Kesesatan yang Terselubung, kekuatan Iman, persahabatan, dan pengorbanan. Sinopsis: Pesantren Al-Firdaus,yang terletak di daerah terpencil, dikenal sebagai tempat mencetak penghafal Al-Qur'an. Dikenal oleh masyarakat luas sebagai pesantren yang sangat religius dan ketat. Namun, di balik tembok kokoh dan lantunan ayat suci, tersembunyi rahasia gelap yang mengerikan. Kyai Lukman, pemimpin pesantren, beserta para pengawasnya, telah menjalin perjanjian dengan jin-jin kafir untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan duniawi. Perjanjian itu meminta tumbal setiap tahunnya: seorang santri dengan darah dan energi spiritual tertentu. Ning Aira, putri Kyai Lukman yang pemalu dan penakut, hidup dalam ketakutan akan rahasia ayahnya namun tak memiliki keberanian untuk melawan. Kedatangannya membawa perubahan besar. Rifa, adik Rifani, memiliki darah langka yang sangat diincar oleh Kyai Lukman dan para jinnya. Rifani, dengan kemampuan indigonya, serta Arul, teman gaibnya yang setia, mulai merasakan aura tidak wajar di pesantren itu. Bersama Dika yang pendiam namun loyal, dan Rifky yang juga indigo, mereka membentuk persekutuan rahasia. Mereka harus menggali kebenaran mengerikan dari Pesantren Al-Firdaus, sambil menyembunyikan diri dari ancaman Kyai Lukman dan makhluk-makhluk gaibnya. Mereka akan belajar bahwa melawan kekuatan gelap bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan strategi, keberanian, dan keteguhan iman yang tak tergoyahkan. Ning Aira pun dihadapkan pada pilihan sulit: tetap patuh pada ayahnya yang sesat atau membela kebenaran yang diajarkan oleh Allah SWT.

More details
WpActionLinkContent Guidelines