TshukiShima School
Di balik gedung-gedung megah dan seragam rapi, dunia sekolah menyimpan sisi gelap yang jarang dibicarakan.
Himura Vell adalah anak yang sejak kecil belajar satu hal: dunia tidak pernah adil pada mereka yang lemah. Meski masih SMP, ia mampu mengalahkan anak-anak SMA dengan mudah-bukan karena keinginan, melainkan karena keadaan yang memaksanya bertahan. Prinsipnya sederhana dan tak tergoyahkan: ia tidak pernah memukul wanita.
Kesempatan kedua datang saat Vell diterima di SMA Alexandria, sekolah elit yang dipenuhi murid cerdas dan anak orang berpengaruh. Namun kecerdasan dan kekuatan tidak cukup untuk menutup satu hal-kemiskinan. Hinaan, ejekan, dan kekerasan perlahan memojokkannya hingga sebuah insiden brutal membuatnya dikeluarkan dari sekolah itu.
Ditinggalkan sistem, ditolak hampir semua sekolah, Vell akhirnya dikirim ke satu-satunya tempat yang bersedia menerimanya-SMA Tsukishima, sekolah eksentrik yang dikenal sebagai sekolah orang buangan. Tempat di mana siswa bermasalah, anak-anak yang gagal, dan mereka yang dianggap tidak pantas oleh masyarakat dikumpulkan.
Namun Tsukishima bukan sekadar sekolah.
Di sana, kekerasan adalah bahasa sehari-hari, kekuatan menentukan hierarki, dan masa depan hanyalah kata kosong. Setiap murid membawa luka, amarah, dan rahasia masing-masing. Dan tanpa disadari, kedatangan Vell perlahan mengguncang keseimbangan yang telah lama terbentuk.
Di antara pertarungan, pengkhianatan, dan prinsip yang diuji, Vell harus memilih:
tetap menjadi anak yang hanya bertahan hidup-atau menjadi seseorang yang mengubah aturan di tempat yang telah dibuang oleh dunia.
Karena di Tsukishima, yang lemah tidak bertahan.
Dan yang kuat... belum tentu selamat.