GERSANG

GERSANG

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 6, 2026
"Air adalah hak asasi? Itu cerita lama. Sekarang, air adalah senjata." Di masa depan yang kering kerontang, dahaga adalah satu-satunya hal yang gratis. Sisanya? Milik Oasis Corp. Kian, seorang insinyur pembangkang, baru saja melakukan pencurian terbesar abad ini. Ia tidak mencuri uang atau emas, melainkan Project Dry-Cell-sebuah cetak biru mengerikan yang dirancang untuk mengubah biologi manusia agar menolak air alam, memaksa seluruh populasi bumi berlutut pada air sintetis korporat. Data itu kini tertanam di dalam implan otak Kian, berdenyut seperti bom waktu yang perlahan membakar sarafnya. Diburu oleh pasukan bayaran dan drone pembunuh, Kian melarikan diri ke satu-satunya titik buta di peta digital: gua tersembunyi milik Maryam, seorang petapa misterius yang hidup di antara rongsokan masa lalu. Namun, saat Maryam membedah isi kepala Kian untuk menyelamatkannya, ia menemukan horor yang lebih personal.
All Rights Reserved
#372
sains
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Family My Doctor || JENO × JAEMIN✓
  • A Villain's Obsession
  • Ottello Osterio
  • TRANSMIGRASI??
  • My sekretaris (21+) (TAMAT)
  • Shepherd Wizard
  • De Jure, De Facto
  • Male lead Antagonist
  • [TAMAT] KaLyra: Petarung Bintang
  • My daddy (21+) SELESAI

DILARANG PLAGIAT!!! ❌ Beberapa visual cerita aku upload di TikTok & Instagram. Tapi buat trailer berdurasi panjang, aku taruh di YouTube ya! 🎬✨ [TAHAP REVISI] Lahir di keluarga penuh dokter, Jevian justru tumbuh sebagai ironi dari segalanya. Saat tangan-tangan keluarganya bisa menyelamatkan banyak nyawa, tubuhnya sendiri justru terus dihantui rasa sakit yang tak pernah benar-benar sembuh. Dia adalah anak bungsu di keluarganya yang selalu dijaga, tapi diam-diam merasa jadi beban. Bukan karena ia sengaja ingin jadi lemah, tapi karena tubuhnya tak pernah memberinya pilihan. Di tengah keluarga yang begitu sempurna, Jevian hanya ingin tahu: kenapa tubuhnya sendiri tak pernah benar-benar pulih? Kenapa sulit sekali untuk bisa sembuh dari penyakitnya? Ia merasa merepotkan, merasa sial, karena alih-alih bisa menjadi harapan dan kebanggaan keluarga, ia justru tumbuh sebagai beban yang terus disusahkan oleh tubuhnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines