(Bukan) Pernikahan Impian

(Bukan) Pernikahan Impian

  • WpView
    Reads 301
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
Agnes sudah menikah dengan Hadi selama 3 tahun. Pernikahan mereka baik-baik saja, setidaknya itu menurut Agnes dan Hadi. Tapi, masalah lain justru muncul dari mertuanya-ibu Hadi yang sudah merongrong meminta cucu. "Udah tiga tahun loh kalian itu, mau sampe kapan nunda terus?" "Nanti yah, Bu. Kerjaan kita masih banyak," "Kamu, Agnes. Mbok ya diem di rumah gitu loh jangan kerja, perempuan itu gak usah kerja kalau udah nikah, urus rumah, suami, sama anak. Mau sampe kapan kerja terus?!" Dumel mertuanya itu yang entah sudah kesekian kalinya, dan udah kesekian kalinya juga Agens menahan sabar. Bego sama tolol itu beda tipis, mungkin ini yang cocok untuk Agnes. Bertahan dengan pernikahan toxic nya yang entah sampe kapan. "Kalau kata gue, mending cerai, Nes. Lo emang mau sampe kapan di jajah sama mertua dan suami patriaki kayak gitu?" Ucap kawannya kala itu, yang sampe sekarang masih betah singel. Dan Agnes mulai mempertimbangkan perkataan temannya, tapi di sisi lain ia tidak mau mendapat label *Janda* di belakang namanya.
All Rights Reserved
#598
sad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines