Ella tak pernah menyangkah bahwa satu kebaikan yang ia perbuat malah membawanya pada kehidupan berlangit hitam penuh malapetaka. Ella sadar bahwasan nya Pria yang ia beri kebaikan bukan pria normal yang memberi kata terimahkasih untuk sesuatu yang ia peroleh. Karena pria itu bukan pria biasa, ia iblis, iblis berwajah tampan yang tak memerlukan kebaikan Ella.
Dia-Jaccobian Angelo D'Conor. Tak ada yang bisa Ella harapkan jika kini ia telah terjebak dengan iblis itu. Iblis yang tak pernah memerlukan kebaikan, karena pada akhirnya mereka tak akan pernah layak mendapatkan nya.
Pria itu pernah bilang-"kebaikan tak selamanya dibalas kebaikan, bisa saja rasa kepemilikan akan apa yang ingin dimilikinya".
Dan kini Ella rasakan semuanya, Kebaikan yang ia beri terbalas dengan perlakuan yang merusak mentalnya.
kehidupan yang sebelumnya ia jalani pennuh dengan keberanian dan keteguhan, kini berubah menjadi ketakutan di tiap detiknya.
Blurb :
"Ella, do you want to play a game? "
"...."
"Sure, it's simple. You're the object and I'm the decider. How about that?"
Ella menggeleng sebagai jawaban.
"Tidak sayang, kau harus setuju. Katakan, se..tu..ju. just say that"
"No"
"Game, Start's"