Shafira menjalani hidup santainya bersama kedua orang tuanya. Semuanya berubah ketika seorang duda tampan dengan kedua anaknya pindah ke rumah sebelahnya. Pria itu terus-menerus memanggil nama 'Shafira' dari luar rumah. Merasa terganggu dan mengira dirinya sedang digoda, Shafira keluar dengan wajah kesal lalu memarahinya habis-habisan. Namun, rasa percaya dirinya runtuh seketika. Ternyata pria itu sama sekali tidak memanggilnya, melainkan putri sulungnya yang juga bernama Shafira. Sejak kejadian memalukan itu, Shafira selalu merasa kikuk di dekat tetangga barunya. Tingkah canggung mereka justru menjadi bahan gosip satu kompleks. Para tetangga mulai menjodoh-jodohkan mereka, menganggap duda itu membutuhkan seorang istri dan Shafira sudah cukup umur untuk menikah. Shafira mengira semua itu hanya candaan sampai suatu hari pria tersebut benar-benar datang ke rumahnya, duduk di hadapan kedua orang tuanya, dan menyampaikan niat untuk menikahinya.
More details