Awan Terjatuh [TERBIT]

Awan Terjatuh [TERBIT]

  • WpView
    Reads 1,548
  • WpVote
    Votes 758
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2026
Juan Narendra, anak berusia 10 tahun. Anak sekecil ini harus bertengkar dengan hidup yang memaksa dirinya tumbuh lebih cepat dari seharusnya, di usia ini seharusnya Juan bermain bersama anak-anak lain, tertawa bahkan sibuk dengan permainan yang mereka mainkan. Namun, siapa yang menduganya. Juan harus tertekan dengan sikap Ayahnya yang berbeda dari sebelumnya, iya. Ayahnya ini sudah berubah saat tahu jika Juan pembunuh Sang Bunda. Satya Erlangga, lelaki yang tidak pantas di sebut dengan kata "Ayah" dirinya sudah terlalu mendidik Juan dengan kekerasan, bukan dengan kasih sayang. "Kapan Ayah berubah, demi Juan?" Sampai kapan Juan bisa bertahan dengan sikap Satya? #DILARANGPLAGIATKERAS!! #NOPLAGIAT
All Rights Reserved
#131
kekerasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Buang Anakmu,Bu [SEGERA TERBIT]
  • EVANDER || BTS
  • Hey Young Agents (Ejen Ali FF) AOF #1✔️
  • Group Music In High School
  • 𝐃𝐄𝐒𝐓𝐈𝐍𝐘 || 𝐓𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐞𝐫𝐛𝐢𝐭 [✓]
  • A Small World For alandara
  • JAGAD RAYA [Heeseung]
  • DEMONIOS GANG (END)
  • Who? [✓]
  • terlambat

[Sebelum baca harap follow dulu] ... Awal Januari 2007 - hujan kembali mengguyur kota Yogyakarta dengan deras, membuat jalan-jalan menjadi licin dan genangan air memenuhi berbagai sudut kota. Pada pukul tiga pagi, Citra merasakan kontraksi yang semakin kuat dan segera dibawa oleh Bu Warsih ke RSIA Yogyakarta dengan mobil ambulans yang disewa oleh lembaga. Setelah beberapa jam bersusah payah di ruang bersalin, dengan dukungan dari perawat dan Bu Warsih yang selalu berada di sisinya, dia melahirkan bayi perempuan yang sehat dengan berat badan 3,2 kilogram, rambut hitam lebat, dan wajah yang mirip dengan Rendi saat lahir. Perawat membersihkan bayi itu dengan hati-hati dan meletakkannya di dadanya, membuat Citra merasakan getaran hangat yang membuat matanya berkaca-kaca." "Sangat cantik, Bu. Mau kasih nama apa?" tanya perawat yang menangani kelahiran bayi itu, dengan senyum hangat. Citra melihat wajah bayi yang sedang tidur dengan damai, matanya yang masih tertutup rapat, dan bibir yang kecil bergerak perlahan. Dia berpikir selama beberapa detik sebelum menjawab dengan suara lemah, "Sebut saja Kirana - artinya bintang yang menerangi malam."

More details
WpActionLinkContent Guidelines