AEGIS: The Final Protocol

AEGIS: The Final Protocol

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
📘 SINOPSIS AEGIS: The Final Protocol 30 BAB (Not yet completely) Tahun 2041, di jantung Kota Astra, sebuah peristiwa tanpa peringatan merobek langit dan mengguncang kepercayaan dunia pada sistem yang mereka bangun sendiri. Dari kekacauan itu, "AEGIS" proyek pertahanan rahasia milik Federasi Caelum akhirnya diturunkan ke hadapan publik. Di balik armor AEGIS berdiri Karya Raditya, seorang operator yang tidak pernah dimaksudkan menjadi simbol. Saat masyarakat terbelah antara rasa aman dan ketakutan, Karya terjebak di tengah konflik yang lebih besar dari sekadar ancaman fisik. Pertanyaan tentang siapa yang berhak melindungi dunia, dan dengan cara apa. Ketika rahasia negara mulai bocor, musuh tanpa wajah bermunculan, dan sebuah entitas bercahaya yang dikenal sebagai LUMEN mengamati manusia dari balik realitas, AEGIS dipaksa menghadapi kebenaran paling berbahaya bahwa sistem perlindungan bisa berubah menjadi alat kekuasaan. Dan di balik semua itu, sesuatu bergerak dalam kegelapan. Sesuatu yang lahir dari bayangan kegagalan manusia. Sesuatu yang kelak dikenal sebagai NOCTRA. AEGIS bukan awal dari penyelamatan dunia. Ia adalah catatan pertama dari perang yang lebih besar.
All Rights Reserved
#312
superhero
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Etiology of Dissociation || Jayhoon
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong )
  • Tinggalkan Aku Sendiri, Kakak-kakak! [BL]
  • Male lead Antagonist
  • I Am In Novel?!!
  • Murid Sialan
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines