We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RED STRING ||ARYAAZA

RED STRING ||ARYAAZA

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di dunia ini, ada benang yang tak terlihat merah, tipis, dan lembut mengikat dua jiwa yang bahkan belum saling mengenal. Konon, red string tak pernah putus. Ia boleh kusut, meregang, bahkan tertutup jarak dan waktu, tetapi ujungnya selalu berakhir pada orang yang sama. Di bawah langit yang sama, mereka menjalani hidup masing-masing tanpa saling tahu keberadaan satu sama lain. Tidak ada rasa penasaran. Tidak ada doa yang diam-diam menyebut nama asing. Bahkan, tidak ada bayangan bahwa di luar lingkar hidup yang mereka kenal, ada seseorang yang berjalan dengan langkah takdir yang searah. Yang satu hidup dengan rutinitasnya pagi yang selalu terburu-buru, malam yang sering terlalu sunyi. Ia sibuk bertahan, mengira hidup hanya soal hari ini dan besok. Cinta bukan sesuatu yang ia pikirkan; masa depan terasa terlalu jauh untuk ditebak. Yang satu lagi pun sama. Menjalani hari tanpa menunggu siapa pun. Tidak mencari, tidak berharap. Hidup baginya hanyalah rangkaian kewajiban yang harus diselesaikan, bukan cerita yang menunggu pertemuan besar. Mereka tidak saling memikirkan, karena memang tidak ada alasan untuk itu. Tidak ada titik temu. Tidak ada garis yang tampak mengarah satu sama lain. Namun benang merah itu tetap ada. Diam-diam ia melilit pergelangan tangan mereka, mengikuti setiap keputusan kecil yang tampak sepele pilihan jalan, perubahan rencana, langkah yang terlambat atau terlalu cepat. Bukan untuk mempertemukan mereka hari itu, bukan juga esok. Hanya untuk memastikan mereka terus berjalan. Karena ada pertemuan yang tidak lahir dari keinginan, melainkan dari waktu yang akhirnya merasa siap. Dan saat hari itu tiba, mereka akan bertemu bukan sebagai dua orang yang saling mencari melainkan sebagai dua jiwa yang akhirnya sampai.
All Rights Reserved
#197
asmaragenz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines