We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
snowdrop

snowdrop

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 19, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Zombies
Apocalyptic and Dystopian
Pandemic
Aku mencintai Melati jauh sebelum dunia ini runtuh. Jauh sebelum kota dipenuhi mayat hidup dan manusia kehilangan nama mereka. Ketika wabah datang dan semua orang berlari menyelamatkan diri, aku justru tinggal-mencari satu orang yang tak pernah menoleh padaku saat masih hidup. Dua minggu aku berjalan di antara bangunan kosong dan suara erangan, hanya berbekal ingatan tentang wajahmu dari foto yang kuambil diam-diam sebelum dunia ini hancur. Aku menemukannya. Tapi Melati bukan lagi manusia. Ini bukan kisah tentang harapan. Ini kisah tentang cinta yang bertahan bahkan ketika akal sehat sudah lama mati-tentang seorang pria yang memilih tetap mencintai, meski dunia menyebutnya gila. Namaku Han. Dan inilah caraku mencintaimu, sampai akhir.
All Rights Reserved
#7
snowdrop
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dunia Baru
  • Story Of Arkanalla
  • After Transmigrating Into an Idol Talent Show
  • Gita Sekar Andarini
  • De Jure, De Facto
  • A Villain's Obsession
  • My Family My Doctor || JENO × JAEMIN✓
  • 𝙛𝙤𝙧𝙜𝙚𝙩 𝙩𝙝𝙚 𝙬𝙖𝙮 𝙝𝙤𝙢𝙚
  • Apokaliptik: Buka Hotel dan Raih Kemenangan Tanpa Harus Bersusah Payah
  • Village Symphony

WARNING: Gender Bender Hanya fiksi belaka Namaku Alvin Wijaya. Ilmuwan material kuantum. Semua berawal dari perangkat peninggalan ayahku. Seharusnya aku hanya mengkalibrasi ulang frekuensi resonansi. Tapi satu hal kecil yang berakibat besar bahkan tidak aku sadari, dan dunia di sekelilingku terbelah. Aku tersedot. Terpental. Terdampar. Di dunia yang baru kudatangi ini, aku bukan lagi aku. Di universe lain ini, namaku Alvin Aulia. Perempuan. Lebih muda dengan tubuh yang sama sekali tidak kukenali. Cermin menunjukkan wajah asing, kulit tidak semulus perempuan lain. Biasa-biasa saja. Bahkan jujur saja jelek, dekil, item dan agak gendut. Orang-orang memanggilku "Mbak Alvin" Semakin lama aku di sini, semakin banyak pertanyaan yang muncul. Sebelum aku lupa siapa aku sebenarnya, apakah aku bisa kembali ke dunia asal? Atau justru petualangan ini akan menjebakku lebih dalam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines