Semesta Punya Cara

Semesta Punya Cara

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 19, 2026
Konspirasi Semesta untuk Kita yang Keras Kepala ​"Katanya, tidak ada pertemuan yang benar-benar sebuah kebetulan. Setiap tatapan yang tidak sengaja beradu di persimpangan jalan, atau pesan salah kirim yang berakhir dengan percakapan panjang, adalah bagian dari rencana besar yang sedang ditentukan oleh langit. ​Buku ini adalah sekumpulan fragmen tentang mereka yang sempat menyerah pada cinta, namun dipaksa kembali percaya oleh semesta. Tentang rindu yang menemukan jalan pulang, dan tentang dua hati yang tetap saling menemukan meski jarak dan waktu berusaha memisahkan. Karena pada akhirnya, sehebat apa pun kita berencana, semesta selalu punya cara yang lebih indah untuk menyatukan."
All Rights Reserved
#47
kasmaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Change The Plot (Niel)
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Mission
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines